Tujuh buah Nasihat

Nasihat Dariku

Teruntuk kalian semua yang membutuhkan,

Kamu tidak sendiri. Jangan pernah merasa kalau kamu hidup di dunia ini seorang diri. Jangan pernah merasa kalau beban yang kamu tanggung adalah beban terberat di dunia. Jangan pernah merasa kalau kamu adalah orang paling sibuk di dunia dengan menganggap bahwa kamu memiliki banyak sekali hal yang harus dikerjakan, diselesaikan atau dikejar.

 

Nasihat pertama,
Kamu tidak sendiri. Tengoklah kanan dan kirimu. Ada aku, ada juga banyak orang yang sama-sama peduli kepadamu. Ada orang lain disekitarmu, yang juga butuh perhatian darimu. Bukan meminta diperhatikan, cukup dengan kehadiranmu saja sudah membuat orang disekitarmu senang. Setidaknya, kehadiranmu membuat kami tenang dan menganggap bahwa kami masih terpikirkan olehmu.

 

Nasihat kedua,
Kamu tidak sendiri. Berbagilah, ceritakanlah. Mungkin terdengar sepele, tapi di saat seperti ini teman merupakan obat termanjur kedua setelah keluarga. Jangan lupa kalau teman itu gak cuma ada saat kita seneng2 aja, tapi teman ada kapanpun , saat kamu terpuruk sekalipun. Teman selalu siap menjadi pendengarmu. Teman akan senang jika kamu menganggapnya ada dan tidak mengabaikannya.

 

Nasihat ketiga,
Kamu tidak sendiri. Beban yang kamu anggap berat dan kamu rasa memikulnya sangat melelahkan itu, nyatanya tidak hanya ada padamu. Aku juga memilikinya, begitupun orang lain dan semua yang ada di dunia ini. Setidaknya, beban kita tidak seberat orang lain yang mungkin untuk makan hari ini pun tidak sampai terpikir bahkan di dalam mimpi mereka sekalipun.

 

Nasihat keempat,
Kamu sendiri. Apabila kamu hidup hanya memikirkan apa yang sedang kamu hadapi dan bagaimana cara kamu menghadapinya tanpa memikirkan orang lain di sekitarmu. Kenapa?
Entahlah, bosan. Tapi kurasa jawaban yang paling tepat adalah hilangnya kepedulian terhadap orang lain yang sebelumnya ada pada dirimu. Sudah saatnya untuk tidak mempedulikan beban, tetapi pedulikan orang-orang di sekitarmu.

 

Nasihat kelima,
Kamu sendiri. Penyesalan selalu datang terlambat. Ketika kamu menyadarinya, orang-orang yang kamu sayangi sudah hilang. Mereka meninggalkanmu? Tidak. Kamu yang meninggalkan kami.

 

Nasihat keenam,
Kamu sendiri.
Janganlah jadikan bebanmu itu, yang kamu anggap berat itu, justru menghancurkan kebahagiaan kita. Menghancurkan orang-orang di sekitarmu, bahkan dirimu sendiri.

 

Nasihat ketujuh,
Kamu tidak sendiri. Hadapilah beban itu dengan sewajarnya, jangan sampai beban mu justru menghilangkan dirimu. Menghilangkanmu dan menggantinya dengan ampas, yang tidak akan dipandang orang lain. Jangan pernah merasa sendiri. Ingatlah untuk menyenangkan diri sendiri. Ingatlah betapa pentingnya untuk tetap merasa bahagia, meski beban yang kamu tanggung sangatlah berat.

 

Kamu sendiri.
Kamu tidak sendiri.
Hidup ini pilihan. Janganlah sampai salah memilih, janganlah beban sedikit merusak kehidupan yang sesungguhnya. Kehidupan untuk bahagia bersama orang-orang di sekitar kita.

 

Pilihannya hanya ada 2, jalani sewajarnya atau jalani dengan berlebihan dan membuatmu kehilangan segalanya. Bukannya berkurang, beban itu akan kian bertambah tiap harinya. Percayalah beban terberat yang manusia miliki adalah kesendirian. Dariku, yang alhamdulillah dikaruniai sifat mudah bosan sehingga tau rasanyanya merasa sendiri di tengah keramaian itu sangat menyebalkan.

 

Merasa sendiri  adalah hal terburuk, lalu bagaimana dengan kesendirian?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s