Pemilik diri

hadirmu telah melukiskan tawa,

tawa hati,

yang bagaikan tarian bahagia,

begitu bahagia hingga orang lain mampu merasakanย 

banyak memikirkan untuk memutuskan,

banyak alasan untuk menjatuhkan pilihan,

banyak ketakutan,

bahkan pada akhir hanya tersisa tangisan

 

tulusnya tangisan mampu menyayat hati,

mengandung pengharapan hati,

meski tahu semua tak pasti,

tak ada yang abadi

 

mencoba menghapus harapan,

harapan yang kau bawa bersama tawa,

sukar,

sukar

 

ku mampu kembali bangkit,

untuk kebahagiaan yang menghapus sakit,

menutupi luka perih,

kembali berpegang pada Pemilik diri

 

 

Gak ada yang lebih bahagia selain sekarang. Gak ada. Gak ada. Aku senang begini, tak mengenal siapapun. Hanya aku dengan segala pemikiranku dan ruang kedap suara ini.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s