Malu sama Allah

Seringkali kita menganggap ucapan maaf sebagai sesuatu yang remeh. Mungkin waktu itu kita belum berhadapan dengan situasi nyata dimana kita diharuskan berjumpa dengan ucapan maaf sehingga kita berpikir bahwa maaf itu hanya sekedar basa-basi.

Pernahkah kamu berpikir? Atau menghadapi situasi seperti ternyata sukar mengucapkan maaf, mengawali untuk meminta maaf meski kita tidak salah, atau bahkan memberikan maaf. Saat itulah aku menyadari bahwa maaf bukan sekedar ucapan. Maaf menyangkutkan akal kita, hati serta perasaan kita untuk sabar, ikhlas dan rela terhadap suatu hal.

Maaf, maaf dan maaf
Semoga keberanian itu muncul untuk mengucapkan. Semoga hati ini tulus ketika sudah mampu mengucapnya. Semoga Allah mengampuni kita semua atas dosa masing-masing karena belum merelakan meminta maaf atau memaafkan.

Maaf,
Jika Allah saja Maha Pengampun mengapa kita tidak?

Jujur aku menulis ini setelah banyak baca artikel tentang pandangan islam terhadap hablu minannas serta bagaimana maaf dalam islam. Dan aku hanya merasa sedih saat membacanya. Kenapa kita hanya mengejar akhirat saja atau dunia saja atau bahkan keduanya? Tapi kita lupa untuk menjalin hubungan baik dengan sesama kita.

 

Maaf, aku malu sama Allah

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s