Se(wajar)nya Saja.

Apalah artinya kesedihan ini?

Dia tiba-tiba datang, tanpa permisi, apalagi memohon izin. Dia datang begitu saja, memukul-mukul hati kita, lantas menggoresnya hingga yang tersisa hanya perihnya sayatan, luka bekas kesedihan.

Di tengah kesibukan, di tengah rasa sepi, di sela-sela aku merenung, bahkan di sela-sela aku bersenda gurau, kenapa dia hadir?

Apalah artinya kesedihan ini?

Kesedihan ini bagai hujan…yang dengan awan mendung nya mampu menggelapkan pikiran, yang ketika turun membasahi bumi serta membasahi hati dan jika berlebihan menimbulkan banjir, membuat banjir air mata, yang seketika mereda karena kelelahan, lalu hilang, terganti oleh keceriaan dan senyuman-senyuman. Seperti hujan, yang hilang, hanya untuk memanggil kembali matahari untuk bersinar, lebih indah lagi dengan pelangi menghiasi langit.

Jadi, apalah artinya kesedihan ini?

Hanya untuk menguji kita. Mampu atau tidak kita bersabar dalam setiap permasalahan. Hanya untuk mengingatkan, bahwa dalam bersedih itu hendaknya sewajarnya saja. Karena di balik kesedihan, di situlah kebahagiaan, yang baru, yang lebih besar menanti kita. Karena sesungguhnya, setelah kesulitan, pasti ada kemudahan.

Don’t be sad.

Good night.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s