Freelance : Menjadi Jobseeker yang Anti Biasa

Menjadi jobseeker itu sudah biasa. Banyak, bahkan sangat banyak, masyarakat usia produktif di Indonesia yang menganggur dan sedang dalam tahap mencari pekerjaan. Galau? Sedih? Takut? Stres? Ngiri? Putus asa? Frustasi? Perasaan-perasaan itu lumrah dan manusiawi jika dimiliki oleh aku, kamu dan kalian yang berstatus jobseeker. Dalam tulisanku kali ini, aku mau sedikit berbagi dengan kalian semua tentang bagaimana sih caranya menghapus semua perasaan-perasaan manusiawi tetapi gak penting itu. Iya, gak penting, tekankan ya sama otak kalian, tancapin di otak kalau perasaan galau, sedih, takut, ngiri, putus asa, frustasi itu gak penting. Buang-buang waktu, tidak kemudian akan membuahkan hasil, dan parahnya kayak gak percaya aja sama Tuhan. Kita semua beragama, tahu bahwa rezeki sudah ada untuk masing-masing, jadi cobalah membuang semua perasaan gak penting itu dengan perlahan-lahan berusaha, gimana caranya kita bisa menjemput rezeki kita sih kalau kitanya sibuk dengan perasaan-perasaan gak penting itu? #justselfreminder

Berkenalan dengan Freelance

Perkenalanku dengan dunia ini sebenarnya sudah agak lama. Awalnya, aku hanya iseng mencari di google mengenai pekerjaan sebagai freelance. Di luar dugaan, aku mendapatkan beberapa hasil pencarian berisi situs-situs yang dijadikan rujukan jika kita merupakan seorang freelancer pemula. Beberapa situs yang sudah tak asing lagi di telingaku adalah freelancer.com , upwork.com, sribulancer.com dan projects.co.id. Sebenarnya, situs freelance ini sangat banyak sekali. Kalian bisa mencari dengan keyword situs freelancer untuk pemula dan hasilnya adalah sebagai berikut :

Captureaaaaa

Aku sendiri pertama tahu tentang situs-situs tersebut dengan membaca blog berikut https://www.buatusaha.com/4-situs-freelance-terbaik-untuk-bekerja-di-rumah/ (semoga bisa dibuka karena barusan kucoba gak bisa). Pertama kali membuat akun, aku membuat akun di freelancer.com dan sribulancer.com. Keduanya kemudian kuanggurin karena waktu itu aku berpikir situsnya ribet. Perlu isi profile, pembayaran, belum lagi harus kirim proposal untuk mendapatkan pekerjaan yang kita mau. Selanjutnya, sekitar tiga minggu lalu, dengan alasan aku semakin merasakan kebosanan, adek les banyak minta libur ditambah tes kerja yang semakin langka, aku mulai mencoba benar-benar meniatkan diri menjajal dunia freelance. Ternyata, ketagihan 🙂

Situs projects.co.id : Paling Cocok Untuk Pemula

Seperti yang aku sebutkan sebelumnya, situs freelance itu banyak. Kebanyakan berbasis asing, misalnya yang aku tahu sih US dan hanya sedikit yang berbasis Indonesia. Dari empat situs yang sudah ku kenal, 2 berbasis US yaitu freelancer.com dan upwork.com serta 2 lainnya yaitu sribulancer.com dan projects.co.id berbasis Indonesia. Situs freelancer.com saat ini kutinggalkan, dengan alasan ribetnya mengatur pembayaran karena harus menggunakan paypal. Sekarang, aku sedang fokus di dua situs berbasis Indonesia dan ingin merambah di upwork.com. Bekerja di upwork.com terlihat waw di mataku karena projectnya lebih beragam bahkan juga banyak terdapat projects dengan tema yang sangat cocok untuk chemical engineer. Sayangnya, kendala lagi-lagi masalah pembayaran, lagi-lagi urusan dolar, swift code bank, paypal, tax dan semuanya yang aku gak paham. Need anyone help with this one.

Oke, ketimbang kalian juga ikutan ribet, jika kalian memang pemula dan serius mau bekerja sebagai freelancer, di sini aku mau saranin untuk cobalah memulai dengan situs projects.co.id. Kenapa harus projects.co.id? Tadi aku sudah menyebutkan kalau aku saat ini fokus di dua situs, projects.co.id dan sribulancer.com. Berdasarkan pengamatanku, project owner di sribulancer kebanyakan adalah mereka yang perusahaannya sudah besar, project nya besar, budget pun mereka sediakan dana besar sehingga mereka juga mencari freelancer yang profesional, berpengalaman dan beberapa harus bersertifikat dalam bidang keahlian masing-masing. Sementara, di projects.co.idproject owner nya banyak yang masih merintis usaha, project tak seberapa besar dan dengan budget yang lebih rendah. Singkatnya, aku memilih projects.co.id karena bagiku lebih mudah memenangkan project di sini dibanding di sribulancer.com. Beginilah halaman depan dari situs projects.co.id (https://projects.co.id/) :

Captureaklakkjk

Sebagai gambaran buat kalian yang awam banget di dunia ini, situs ini bagi aku menawarkan banyak sekali keunggulan. Meski, kelemahan situs-situs freelance ini secara umum masih sama, belum tersedia di aplikasi android. (Atau ada yang ada? Info please). Jadi, semua komunikasi dilaukan online di website atau jika kita sedang offline, maka akan ada pemberitahuan via email. Ini menurutku so old style banget, kurang praktis gitu. Beberapa keunggulan dari situs ini bagi aku adalah job nya lokal, pembayaran bisa via transfer atm bank, project sederhana sehingga kita bisa bekerja hanya dengan modal tahu project dan tahu cara pengerjaan. Situs ini juga bisa banget jadi sarana belajar buat kalian yang ingin mencoba gimana sih dunia kerja, gimana rasanya dapat kerjaan dari orang, yang nantinya hasilnya bakal mereka iyakan atau tolak, yang kalau tolak bakal balik ke kita buat kita kerjain sampai sesuai sama mau mereka. Satu lagi kelebihan, dengan modal tahu tentang project saja para owner mau menuntun kita menyelesaikannya asalkan kita ada kemauan mau belajar, disiplin dan tanggung jawab. Para project owner yang mau menuntun kita dalam penyelesaian project inilah yang bagi aku poin utama banget dari projects.co.id.

TIPS&TRIK SEPUTAR FREELANCE

1. Punya banyak Kuota & Waktu Luang

Sudah sekitar tiga minggu aku menjajal dunia ini. Selama waktu itu, aku sudah mendapatkan 3 buah project dimana 2 di antaranya adalah kejar tayang. Artinya, butuh cepat. Harus hari H itu juga kelar, bisa minta 2 jam harus kelar atau maksimal malam hari kelar. Bagi aku, ada beberapa hal yang wajib banget kalian tahu sebelum bergabung dengan situs freelance dan bekerja di sana. Bekerja sebagai freelancer itu bisa dua macam, bisa offline jadi kita ketemu langsung sama project owner kalau memang di minta dan se-kota sama doi, tapi kebanyakan adalah bekerja secara online yang artinya bakal kerja secara remote. Di sini berarti, kalian harus berpikir ulang bahwa kalian mungkin saja bisa bekerja cepat, tetapi untuk mendapatkan sebuah project, mengerjakan, memberi progress, merevisi, diskusi, semua dilakukan via online. Kalian harus selalu siap dan selalu ada di saat project owner membutuhkan kalian. Jadi, tips pertama adalah pastikan kalian punya banyak kuota internet dan waktu luang jika ingin memulai pekerjaan ini.

2. Tunjukkan Keseriusan kepada Owner

Selanjutnya adalah tentang bid dan tentang proposal. Jadi, sesuai terjemahannya, bid artinya penawaran. Biasanya dalam memasang suatu projectowner akan mempublish budget yang mereka punya. Sebagian ada yang tidak. Di sini, kalian harus memberikan harga, bisa di bawah atau di atas budget si owner. Kalau aku, aku selalu menaruh angka sama dengan budget yang dimiliki mereka. Contohnya, ada seorang owner memiliki project translate English to Indonesia untuk 500 kata dan mempublish budget sebesar 50.000 rupiah. Maka, aku pun akan memberikan bid sebesar 50.000 rupiah. Kemudian mengenai proposal kerja, ini sebenarnya mirip sama cover letter kalau kita mau melamar kerja pada umumnya. Jadi menjawab semua requirements yang mereka berikan, biasanya lampirkan juga data penunjang, bisa sertifikat atau contoh file hasil kerjaan kalian. Tetapi, dua hal ini gak akan ada artinya sih kalau kalian cuma isi form dan form tidak tersampaikan ke owner. Saran aku, ketika kalian sudah punya banyak kuota internet dan waktu luang, rajinlah membuka situs ini, update pekerjaan terbaru, chat dengan si owner, tunjukkan keseriusan kalian bekerja dengan menanyakan file yang akan dijadikan project dan voila! Pada akhirnya kalian sudah diterima dulu sama si owner sebelum kalian mengisi bid dan proposal, tetapi formalitas saja kalian mengisinya. Jadi, tips&trik yang kedua adalah bangunlah komunikasi dengan owner untuk menunjukkan keseriusan kalian.

3. Bangun Citra Baik dengan Point dan Review

Apa sih ini mah bukan tips lagi, tapi harus. Kalian mutlak harus punya yang namanya disiplin dan bertanggung jawab. Di projects.co.id sendiri ada sistem dengan nama arbitrase, pokoknya ini diajukan oleh owner (atau sama si worker nya juga lupa) jika kerjaan tidak sesuai dengan kesepakatan awal. Gak cuma karena tidak sesuai, bisa karena kalian mangkir dari deadline yang disepakati sebelumnya. Nah, kalau sudah arbitrase ? Ini bakal ngaruh ke point kalian, dan mungkin review juga dimana orang umum bakal liat kinerja kalian seperti apa nantinya adalah dari sini. Selama ini sih, owner ku semuanya fine jadi kadang udah enak mintanya “jangan lupa bintangnya ya Kak” HAHA.

Ada lagi yang harus kalian ketahui, yaitu sistem pembayaran. Kalau di situs projects.co.id itu gampang banget. Tinggal masukin no rekening bank kalian, konfirmasi via hape dan kelar. Pembayaran sendiri bisa kalian atur, mau perminggu/bulan/tahun atau ambil manual. Kalau aku pilih ambil manual, jadi kalau ada saldo, tinggal pilih withdraw balance aja. Secara umum, gambaran gimana duit itu muter di situs ini adalah kita membidowner memenangkan bid kita, lalu owner transfer uang ke situs (bukan ke kita, ke situs), kita kerja, kerjaan selesai dan diterima, kita dapat balance sesuai bayaran. Baru habis itu kita withdraw buat ditransfer ke no rekening kita. Gampang kok tinggal klik aja! Catatan ya : project dengan bayaran di atas 100.000 rupiah, fee nya untuk situs sebesar 12%. Jadi, ketika kalian memenangkan bid 200.000 rupiah maka yang masuk rekening kita cuma 176.000 rupiah saja.

Nah, semoga bermanfaat. Pengangguran 2017 masa masih galau dan semua yang gak penting itu? Duh, jadilah anti biasa guys. Bermanfaat bukan cuma buat orang lain, tapi paling gak buat kita sendiri. Sejujurnya aku sudah tak bisa berkata-kata lagi ini karena otaknya mampet. Maaf kalau tulisan kali ini dirasa kurang ya. Semoga membantu mengatasi kegalauan kalian dan sebagainya karena saya pribadi sudah meninggalkan perasaan-perasaan gak penting itu. Should you have any questions, reach me on my IG 🙂

*sharing is caring, giving comment is appreciating*

Advertisements

One thought on “Freelance : Menjadi Jobseeker yang Anti Biasa

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s