Kurangin atau Banyakin?

Aku selalu percaya sama kalimat yang menyatakan bahwa musuh terkuat yang dimiliki manusia tak lain adalah diri mereka sendiri. Ya, tidak lain dan tidak bukan adalah diri kita sendiri. Di lain tulisan, aku pernah membahas bahwa manusia itu gak lebih dari  A bunch of bones, contain so much blood inside and covered with human flesh which is also a package of colorful things, good and bad. You may want to read it on https://ayulahaura.wordpress.com/2017/02/05/true-colors/. Dan yang menjadikan diri kita sebagai musuh terkuat yang dimiliki oleh kita, bukanlah bad things, bukan segala keburukan yang memang sudah nempel di diri kita, tetapi bagi aku yang menjadikan kita kuat sebagai musuh untuk diri kita sendiri adalah rasa malas.

Antara Malas dan Bosan

Berapa kali aku selalu bilang (hampir di semua tulisan deh kayaknya) kalau aku itu tipe orang yang mudah banget bosan. Tebalkan, deh mudah banget bosan. Satu rutinitas bagi aku selalu aja gak cukup. Ada kalanya aku hepi dengan satu rutinitas, tapi ujungnya selalu aja bosan. Bosan dengan satu rutinitas, aku pun pindah ke rutinitas lain. Gitu terus, berputar si rutinitas-rutinitasnya. Apapun dikerjain selama aku gak merasa bosan. Contoh nyata nya ya : minggu lalu, aku demen banget nongkrongin laptop entah itu buat cari kerja/cari lowongan freelance/nontonin yang bisa ditonton. Terus, minggu ini aku ngerasa bakalan malaaaas banget buat sekedar buka laptop, jangankan buat buka website lowongan kerja, buat nonton series atau film yang masuk kategori hiburan aja aku ogah-ogahan. Karena bosan, aku coba cari rutinitas lain, misalnya jogging pagi lanjut cari sarapan lanjut nulis di blog lanjut browsing-browsing hal apapun. Istilahnya, baca sesuatu secara online. Besoknya, bosen lagi, terus ganti deh rutinitasnya jadi baca buku sambil dengerin musik. Tetap, ada kalanya dimana semua rutinitas itu menjadikan aku merasa bosan. Mirip kalimat yang selalu diakhiri tanda titik, bosan selalu menjadi akhir dari semua rutinitas yang kukerjakan.

Balik lagi ke bahasan awal tentang rasa malas yang menjadikan diri kita kuat sebagai musuh diri sendiri. Malas dan bosan, keduanya ini saling berhubungan. Bosan gak lain adalah akar dari rasa malas itu sendiri. Ketika kita bosan, kita mencari alternatif (like i said before, making some routines), setelahnya akan mentok dan ketika mentok itu maka rasa malas sudah menguasai kita. Bawaannya pengen diem aja di atas kasur, sekedar diam di dalam kamar kosan, dan kalau udah parah yang dipengenin cuma memejamkan mata. Pengen hari cepet berganti, tapi gak pengen cepet-cepet besok juga. Istilahnya jadi kaya mati tak mau hidup pun segan (apa kebalik?). Hal ini lah yang aku alami seminggu kemarin (semoga hari ini mulai normal lagi sih). Iya, seminggu kemarin itu yang aku lakuin cuma tidur, bangun, makan, gitu terus. Kaya remot rusak deh pokoknya 😦 Saking parahnya, beberapa hari terakhir tidur malamku itu jam 10 malam, tapi paginya tetep aja habis subuhan ngebo gitu sampai jam 11 siang 😦 Kadang aku mikir, untung aku sholat coba kalau gak? Bisa 24 jam kali ya 😦

Stres

Apa yang terjadi ketika kita gak kuat melawan diri kita sendiri? Ketika kita kalah, atau menyerah pada rasa malas kita, membiarkan dia memimpin setiap langkah yang kita kerjakan, maka yang tersisa ya cuma stres. Hayolooo, katanya sudah gak galau dan sebagainya? Tapi kok? Namanya juga manusia kan #pembelaan. Ada aja kejadian-kejadian yang bikin semangat setinggi gunung (kurang, setinggi langit maksudnya) milik kita tiba-tiba roboh. Jatuh gitu aja, kayak daun berguguran. Emang bener nasihat Ibu, ah Ibu selalu benar, dan aku rindu #makinngelantur. Jadi gini, Ibu bilang waktu aku bilang ke Ibu kalau aku stres, yang intinya gini :

Manusia itu harus selalu berusaha Mbak, gak boleh stres! Ketentuan semua ada sama Allah

 

Terus aku kaya ditampar gitu dong huhu. Sedihnya aku, udah sia-siain beberapa hari cuma buat stres. Udah biarin ego buat nyetir diri juga jadi bawaannya pengen marah-marah kalau diomongin yang bener sama orang. Kadang aku mikir, gimana ya kalau aku ini orang yang gak sholat sama ngaji? Udah kebablasan kali yah.

Solusi ?

Biasanya kalau aku sudah gini, ini tanda-tanda sih. Tanda-tanda mau gila! Ya nggak lah, tanda-tanda butuh pulang. Tapi karena pertimbangan ini itu, ya saya orang banyak pertimbangan, aku memutuskan jangan pulang dulu. Nanti lah … Eh sebenernya tapi aku agak males pulang juga karena takut di rumah balik cuma makan tidur aja, secara empat tahun rumah itu cuma jadi tempat pelarian dan liburan 😦 Ingin tapi tak ingin. Apa sih. Ya intinya, kalau buat sekarang kayaknya rumah belum bisa dijadikan solusi.

Solusi lain dari kebosanan dan kemalasan serta stres itu adalah main sama temen. Ngegosipin orang (plis jangan ditiru), atau sekedar ketawa-ketiwi ngetawain bercandaan yang sebenarnya gak ada inti pembicaraannya sama sekali. JUST A PURE JOKE THAT MAKE U LAUGH . Kapan yah terakhir kali ngumpul rame cuma buat makan tumpeng di rumah Tya atau sekedar makan yang lain? Ah I miss ma friends 😦

Terus gak ada solusi dong? Ada sih, terserah nih kalian mau anggep ini apa, tapi seriusan bacain buku-buku tentang agama bisa jadi hal baru buat aku. Cukup sebagai solusi dari semua kemalasan dan segalanya ini. Sekarang ini banyak kok buku-buku agama yang gak terlalu berat buat dibaca, penulisnya kebanyakan masih muda, jadi mereka bisa banget menyampaikan isi yang berisi tanpa kalimat-kalimat yang ruwet. Yah pokoknya itulah.

Jadi, ini bukan tulisan. Ini cuma sesi curhat 😦

Kenapa judulnya kurangin atau banyakin? Iya karena itu semua tetap tergantung sama kita mau kurangin kebiasaan buruk kayak mudah bosan ini atau mau banyakin biar beranak pinak sampai ke malas sampai ke stres.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s