Mengecap Manisnya Iman

29 hari telah berlalu. Seperti biasa, sang waktu selalu cepat memutar jarum penunjuknya hingga hari-hari penuh berkah itu kini hanya tertinggal di belakang kita. Bertemankan kenangan, tertumpuk rapi di dalam memori sebagai sesuatu yang akan selalu dirindukan bersama juga ramadhan-ramadhan tahun-tahun yang lalu. Ah, tak apa. Aku rela engkau menjadi yang dirindukan, karena dengan itu aku selalu bisa merasakan rindu dalam menunggu, merasakan kegembiraan ketika menyambut dan merasakan sedih ketika terpisah (hanya untuk berharap bisa bertemu kembali. AMIN).

Continue reading “Mengecap Manisnya Iman”

Advertisements

Aku takut gelap

Selain tokek, cicak dan bangsanya, juga selain pisang, selain setan, selain maling, selain banci, aku juga takut sama gelap.

Aku banyak takut nya yah?

Ah sudahlah, cuma gatal menulis.

Gimana temen2 puasanya ?

Semoga tetep istiqomah ya menjalankan segala amal ibadah. Amin.