Catatan Doraemon Bantet (nya hilang) !

Sebelumnya, mohon maaf kalo judulnya sok heboh dan rancu banget. Jadi, begini.

Udah ngeh ?

Bercanda mulu ah.

Sebenernya, baik catatan doraemon bantet, catatannya, doraemonnya (?), semua gak ada yang hilang. Catatan Doraemon Bantet cuma ganti nama aja jadi Isi Pikiran Lala. Kenapa gitu ?

Lewat tulisan ini, aku bakal ngebawa kalian melewati ruang dan waktu yang lain dari yang lain, ruangnya bukan di dunia, lebih dikenal dengan ruang maya. Waktunya adalah sepanjang sejarah terbentuknya Isi Pikiran Lala.

Kenapa Jadi Isi Pikiran Lala ?

Ini udah macem kaya pertanyaan “mengapa bumi bulat?” . Pertanyaan yang sebenernya gak perlu diajukan karena kita tahu gak bakal ada ujungnya. Tapi, tenang aja, berhubung aku sendiri yang bikin pertanyaan, jadi pasti akan aku jawab. #plisampuni #sakinggakadabahan

Ini bukan pertama kalinya buat blog ini buat ganti site title. Waktu pertama bikin, sepertinya aku memberi judul another world of me & mine untuk blog ini. Terus, sempet ganti di tahun 2016, karena emang tahun lalu baru aktif nulis lagi, dan memutuskan buat mengubah site title-nya jadi ruang kedap suara. Agak berbeda juga dari judul pertama, secara melalui judul pertama aku dulunya memang pengen blog ini lebih berisi tentang ceritaku dengan teman, keluarga, idola, juga aktivitas dan hobi-hobiku. Seiring berjalannya waktu, blog ini seolah berubah fungsi bukan hanya sebagai tempat untuk aku menceritakan orang-orang terdekat, tetapi juga tentang opini, cerita, aktivitas, curhat sampe ngelantur yang semuanya rasanya gak mau dikomentarin orang. Ini duniaku, cuma aku yang berhak berkuasa, makanya jadi ruang kedap suara , gak & gak mau peduli omongan orang lain. Di sini ya cuma aku. Terus kesannya kok ngapain bikin blog, share terus nulis kalau gak mau tulisannya di komen sama orang? Bikin diary aja kalau begitu kan aman gak dikomen, gak dibaca juga sama orang. Nyebut siapa-apa-bagaimana-kejadian juga gak pake kode-kode. Oleh karena itu juga, akhirnya aku ganti lagi site title-nya jadi catatan doraemon bantet.

So, dengan berubah nama lagi pada hari ini berarti ini sudah site title yang keempat. Rasanya lebih mewakili tujuanku aja dibanding yang sebelumnya, Isi Pikiran Lala ini ngecover maksud dari ruang kedap suara cuma bedanya gak ada sisi mau menang sendiri.

 

Menulis untuk Menginspirasi Berekspresi

Kemarin-kemarin, mungkin udah ada setahunan kali ya, aku namain blog ini sama catatan doraemon bantet (?), selain diganti nama, aku juga sibuk mikirin tag line apa yang pas buat blog ini. Alhasil, muncullah kalimat menulis untuk menginspirasi. Lewat tulisan, entah itu segak-jelas macem tulisan kali ini yang kagak ada juntrungannya, aku kepengen paling gak orang-orang yang baca ambil sisi positif dari apa-apa yang aku tuliskan. Sekecil apapun itu, selama menginspirasinya dalam kebaikan.

Apa cuma aku yang ngerasa site title-nya sama si tag line gak nyambung? Hahaha. Maapkeun. Bukannya gak ingin bikin sesuatu yang menarik, tapi emang gak ngerti lagi yang eye-catching yang gimana. Masih jadi long term-dream aku juga buat jadiin blog ini berbayar jadi fitur-fiturnya bisa maksimal dan tampilannya lebih menarik.

Balik lagi ke write to inspire express . Aku gak inget udah pernah menuliskan ini di postinganku sebelumnya atau belum. Tapi, aku inget banget pernah baca tulisan tentang Ika Natassa *favorite writer andalan* di mana dia awalnya pengen banget tulisannya bisa shake others’ world terus ternyata yang dia dapatkan justru it shakes her own world, di samping tentunya juga orang lain banyak yang dunianya digoncang-goncang sama tulisan dia.

Aku cuma mau bilang kalau rasa-rasanya aku mulai merasakan apa yang Kak Ika rasakan di awal dia menulis. Buat apa sih nulis kalau gak buat dibaca dan dinikmati orang lain? Tapi ternyata, ketika aku sudah mulai menulis, kemudian berapa lama setelah tulisan itu jadi dan aku baca lagi, waw! Efeknya bener-bener it shaking me, the whole world of mine. Dan barulah aku tersadar, di balik pengen bangetnya tulisan dibaca orang, di balik pengen bangetnya bisa bikin sesuatu yang menarik, yang terpenting adalah bagaimana tulisan itu bisa bermanfaat untuk diri sendiri. Dan so far, rasanya sangat memuaskan ketika kita membaca ulang tulisan-tulisan kita, sereceh apapun itu, seanjay-anjaynya, segakmenariknya buat orang lain, bahkan, mungkin, but it can be our self-reminder. Self-reminder. Ketika udah bukan orang lain yang negur kalau kita mulai melenceng, tapi kita sendiri di tulisan yang pernah kita buat itu.

Dengan alasan itu juga, aku mencoret kata menginspirasi dan menggantinya dengan berekspresi supaya maksud tulisan yang emang buat ngemuntahin semua unek-unek yang ada di pikiran kita ini bisa seorisinil mungkin tanpa campur aduk keinginan buat membuatnya menarik di mata orang lain. Seperti halnya dapat calon suami ganteng, dapat orang yang mau membaca tulisan kita itu hanyalah nilai plus atas apa yang sudah kita usahakan. Analogi yang bagus gak ? *jangan hujat, gak sengebet itu kok*

Okay, semoga pelajaran sejarah malam ini tidak membosankan.

“berusaha produktif menulis” -a

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s