[Food Review] Hanbingo Jogja

Hanbingo : Kota Gudeg Rasa Korea

 

Beberapa hari yang lalu, aku berkesempatan untuk kembali mengunjungi Kota Gudeg, Jogja. Pada kunjunganku kali ini, aku menyempatkan diri, seperti biasa tentunya, untuk mencicipi kuliner yang ada di kota yang terkenal dengan makanan khasnya, yaitu Gudeg. Etapi, #bukanetaterangkanlahdungtakdung #alayituharus untuk icip-icip kuliner Jogja kemarin, aku mengambil tema “ngajarin Oma makan makanan Korea”. Jadilah, Kota Gudeg rasa Korea.

Pilihan untuk mencicipi kuliner Kota Gudeg rasa Korea sendiri jatuh kepada HANBINGO, bisa banget dikepoin via Instagram, cukup klik aja @hanbingo.id

Hanbingo ini merupakan salah satu cafe yang menjajakan menu makanan-makanan khas Korea yang terletak di daerah Senturan, Jogja. Letaknya yang tidak terlalu jauh dari area kampus UGM membuatku memutuskan untuk mencicipi kuliner Kota Gudeg rasa Korea di tempat ini. Hanbingo on Google Maps

Hanbingo sendiri terletak di area tempat makan. Tidak heran jika kamu bakal nemuin banyak banget kafe-kafe ataupun tempat makan di sepanjang jalan menuju lokasi. Posisi Hanbingo sendiri berada di lantai dua, lantai satunya Indomaret *kalau salah berarti alfamart hahahaha lupa* . Untuk menu yang ditawarkan, tentunya adalah makanan khas Korea seperti : bibimbap, bibimguksu, jajangmyeon, kimbap, hingga budae jiggae. Tak lupa jajanan Korea seperti : teokpokki, odeng, pajeon dan mandu juga ikut menghiasi menu. Selain makanan-makanan khas Korea, Hanbingo juga menyediakan menu dessert khas Korea, yaitu bingsoo. Berbagai jenis bingsoo ditawarkan, salah satunya adalah Mango bingsoo. Oh ya, jika kamu mencari menu makanan selain Korea, Hanbingo juga menyediakan beberapa menu western.

Harga yang ditawarkan oleh Hanbingo berkisar antara 25-40 ribu. Namun, bisa dibilang kebanyakan makanan disini harganya adalah 35 ribu. Dengan 35 ribu, kamu bisa mendapatkan semangkuk bibimbap atau semangkuk bibimguksu ataupun segelas bingsoo. Kamu juga bisa membeli semangkuk sundubu jiggae lengkap dengan nasi putih dan side dish dengan harga 35 ribu. Harga yang cukup murah mengingat porsi yang disajikan cukup besar. Bahkan, semangkuk sundubu jiggae dengan harga 35 ribu itu cukup untuk dimakan 2-3 orang.

 

20170804_205651
BIBIMBAP @35RIBU

Masih dalam tema “ngajarin Oma makan makanan Korea” , aku memilih menu bibimbap karena selain merupakan menu utama yang wajib dicicipi oleh orang awam, alasan lainnya tidak lain adalah karena aku ngidam banget pengen makan BIBIMBAP. Bibimbap sendiri merupakan masakan khas Korea berbahan dasar nasi yang dicampur dengan sayur mayur segar seperti wortel, tauge, lobak, timun, bayam dan juga telur.Dan rasanya, enak ! Setiap kali pergi ke restoran atau kafe Korea, aku selalu menjadikan gochujang sebagai patokan apakah makanan yang disajikan enak ataukah tidak. Dari sedikitnya restoran dengan gochujang enak, Hanbingo termasuk dalam daftar kafe Korea yang memiliki gochujang enak versi Lala. Serius, karena menurutku, yang namanya masakan Korea ya jantungnya si gochujang ini, kalau gochujangnya aja enak, dijamin masakannya bakal terasa enak. Dari 10 poin, aku memberikan nilai 8 untuk bibimbap Hanbingo. Karena gak ada yang sempurna dan nilai 9/10 masih kuberikan sama bibimbap Seoul Palace, Semarang.

1502118486982
Sundubu Jiggae (Hotpot) dan Bibimguksu @35ribu

Menu kedua yang kemarin sempat kucoba adalah Bibimguksu. Kalau ini, Oma yang pesan. Alasannya sih tidak lain dan tidak bukan karena doi lagi program penurunan berat badan sehingga menghindari menu nasi. Nah sesuai namanya, Bibimguksu itu mirip Bibimbap. Sama-sama pakai gochujang sebagai bumbunya, bedanya kalau Bibimbap pakai nasi, Bibimguksu ini pakai mie. Mie nya kurang tau pakai apa, mungkin mie bikinan Hanbingoo sendiri, tapi yang jelas, tekstur dan rasa mienya sudah enak tanpa bumbu. Yang bikin agak berbeda dari Bibimbap adalah Bibimguksu ini cenderung lebih manis dan seperti ada kacang-kacang nya. Jadi sempet ngerasa failed juga sih untuk menu ini. Kalau aku, Oma dan Nadiya bilang rasanya tuh mirip mie pake bumbu pecel. Ada-ada aja ya Hahaha . Poinnya kukasih : 6/10. Ini edible kok, gak segitu gak enaknya juga, cuma gak sesuai aja sama lidah kita karena terlalu manis. Buat kalian yang penasaran, mungkin bisa beli sharing bareng temen-temennya buat sekedar icip-icip. Bisa juga sebelum diaduk terlebih dahulu bumbunya diambil sebagian jadi gak terlalu manis ketika dimakan bareng mienya. Nah, selamat mencoba ya!

Selain Bibim-Bibim tersebut, satu lagi menu yang kemarin sempat kucoba adalah Sundubu jiggae. Menu ini dipesan sama Nadiya, lengkap dapat side dish yang udah kayak oseng tauge tempe plus nasi satu mangkuk. Selamat buat makanan ini karena oleh Oma, dinobatkan menjadi makanan paling masuk ke lidah jawa nya. HAHAHAHA. Bagi kalian yang belum pernah makan makanan Korea,Sundubu jiggae ini menurutku salah satu recommended Korean dish. Sundubu jiggae sendiri merupakan sup kuah merah, tentu saja merah karena pakai gochujang, dengan isian berupa tofu, sosis dan telur. Jadi agak mirip seblak pake kuah sih rasanya. Untuk dubu jiggae ini, nilainya juga 8/10. Sundubu jiggae di Samwon, Surabaya masih lebih enak dengan isian yang beraneka ragam, seperti kerang dan ayam. But, overall it is worth the price !

1502118493832
MANGO BINGSOO (BIG SIZE) @40RIBU

“Oma sama nadiya mau gak kalau Aya pesen makanan lagi, tapi bantuin abisin” , kataku sambil sibuk menatap buku menu, memilah-milah makanan mana yang dipesan. Ekspresi Oma dan Nadiya sama, kayak orang nahan kentut, alias kekenyangan. Mau nolak kagak enak, mau diiyain tapi gak sanggup juga. Akhirnya aku pun mengganti pertanyaanku dengan “pilih deh teokpokki atau mango bingsoo? jujur aja jawabnya, soalnya Aya juga gak bakal habis kalau makan sendirian”. Dua-duanya masih ngelanjutin ekspreksi kayak nahan kentut, bedanya ditambah lirak-lirik sambil ngelempar kode. “1,2,3 bareng deh ngomong pengennya apaan”, usul Oma.

“1,2,3 MANGO BINGSOO”/”MANGO BINGSOO”

Jadi kurang lebih kayak gitu. Iya, kayak gitu, gitu kenapa bisa akhirnya menu ini yang kita pilih sebagai menu terakhir. Kelar makan, rasanya emang butuh yang seger-seger dan gambar dari mango bingsoo yang ada di buku menu emang menggoda kebangetan. Seporsi besar mango bingsoo dihargai 40ribu, sementara untuk porsi kecilnya seharga 35ribu. Tidak berbeda jauh, sehingga kami memilih untuk membeli porsi besarnya. Fyi, untuk porsi kecil sebenernya ga bisa dibilang kecil juga sih, karena gelasnya lebar-pendek, bantet berisi gitu. Nah, kalau menu ini gausah ditanya yah ! ENAK PARAH! Jadi seperti penampakannya di gambar, bagian atas bingsoo ini ada eskrim vanilla, terus disekelilingnya banyak potongan mangga yang dikucurin saus mangga + susu kental manis. Sementara di bagian dalamnya, kalau dicolek gitu si mangganya, berisi serutan es vanilla. YUMMY! Bagi kamu yang belum tahu bingsoo, sebenernya dia itu macem es serut Korea. Yang membedakan dia dengan es serut pada umumnya yaitu bagian es serutnya sendiri. Biasanya kan kalau di Indo yang diserut itu es batu biasa, nah kalau di Hanbingo ini serutannya es krim vanilla, lhooo. Pokoknya NAGIH! Poinnya aku kasih 10/10.

 

Nah, itu tadi review aku tentang Hanbingo, salah satu kafe Korea yang ada di Kota Gudeg, Jogja. Selain menu yang ditawarkan beragam dan cukup miring jika dibandingkan harganya dengan restoran Korea lainnnya, fasilitas yang disediakan Hanbingo cukup lengkap. Tempat nyaman, screen yang menayangkan youtube MV-MV Korea, AC, lampu terang, plus wifi yang cukup kenceng buat download jadi nilai plus buat tempat ini. Pelayanannya juga ramah. Jadi, bisa dipertimbangkan lah ya untuk balik berkunjung ke sana *kalau ke Jogja lagi*.

 

Demikian, terima kasih kepada nama-nama yang disebutkan dalam cerita. Tanpa kalian aku gak kesini dan gak nulis tulisan ini #etaterangkanlahdungtakdung

Apa cuma aku yah habis liat #etaterangkanlah di IG trus di kepala terus keputer-puter #etaterangkanlahdungtakdungtak HAHAHAHA. Oiya, K-Lovers, jangan lupa nonton MV baru SNSD yes. Keren parah 🙂 #fangirl

 

 

 

 

Advertisements

2 thoughts on “[Food Review] Hanbingo Jogja

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s